Jakarta, Beritasatu.com – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai pilihan melaksanakan Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember cukup berisiko. Alasannya, masa waktu penyebaran virus  corona (Covid 19) belum tahu kapan berakhirnya.

%