tirto.id – Peneliti Lembaga Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengusulkan desain sistem pemilu campuran dengan tipe Mixed Member Proportional (MMP) sebagai jalan tengah untuk menyeimbangkan proporsionalitas hasil pemilu dan penyederhanaan sistem kepartaian (parpol) Usulan ini berangkat dari kajian Perludem tentang besaran daerah pemilihan atau district magnitude.
“Karena kita tahu prinsip dasar district magnitude, makin kecil dapil maka makin tinggi tingkat kompetisi dan makin sulit partai politik mendapatkan kursi. Begitu pula makin besar dapil, maka makin mudah bagi partai politik untuk mendapatkan kursi,” kata Executive Director Heroik Pratama di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2024).
Berdasarkan data Pemilu 2024, Perludem membagi district magnitude ke dalam tiga klaster yakni zona dapil kecil (3–5 kursi) dengan persaingan ketat, dapil menengah (6–8 kursi) dengan cenderung stabil, dan dapil besar (9-10 kursi) dengan risiko multipartai ekstrem.
Dari temuan tersebut, Perludem menilai perlu ada titik kompromi antara memperkecil dan memperbesar dapil. Karena itu, Perludem mengusulkan sistem Mixed Member Proportional (MMP).
Dalam desain MMP versi Perludem, alokasi kursi DPR dibagi menjadi kursi proporsional yang dipilih melalui sistem proporsional daftar tertutup dan kursi mayoritarian yang dipilih melalui sistem First Past The Post (satu dapil, satu kursi). Pembagian ini dilakukan secara fifty-fifty dengan ketentuan pembulatan selalu menguntungkan kursi proporsional.
“Maka dari sini kurang lebih datanya Ibu Bapak sekalian, jumlah kursi proporsionalnya kalau kita bagi ada 324 kursi, dan jumlah kursi mayoritariannya itu ada kurang lebih 256 kursi. Kalau dihitung 55% dan 45%, kurang lebih seperti itu. Dan untuk dapilnya, kami mengusulkan meskipun beberapa negara yang tadi dicontohkan,” katanya.
Namun, sistem campuran ini hanya diterapkan di provinsi yang memiliki alokasi minimal enam kursi DPR. Provinsi dengan alokasi di bawah enam kursi akan menggunakan sistem proporsional tertutup sepenuhnya untuk menghindari kompleksitas.
Artikel ini telah tayang di tirto.id dengan judul “Perludem Usul Sistem Pemilu Campuran untuk Penyederhanaan Parpol”, https://tirto.id/perludem-usul-sistem-pemilu-campuran-untuk-penyederhanaan-parpol-hqqw
